About: dbkwik:resource/76UMmqaFkcsFjX-HnQbPmA==   Sponge Permalink

An Entity of Type : owl:Thing, within Data Space : 134.155.108.49:8890 associated with source dataset(s)

AttributesValues
rdfs:label
  • Episode 619
rdfs:comment
  • Punk Hazard. Akhir peperangan semakin terasa ketika Luffy telah menjatuhkan sang Boss Pulau. Di luar Laboratorium Franky bertemu musuh tak terduga. “WHUSH!! WHUSH!! WHUSH!! WHUSH!! WHUSH!! WHUSH!!!” Buffalo terbang semakin dekat dengan Punk Hazard. Buffalo dan Baby 5 mengacuhkan Franky yang ada dibawahnya. Namun tiba-tiba. “GENERAL LEFT!” “DORR! DORR! DORR! DORR! DORR!!” Franky menghujani Buffalo dan Baby 5 dengan senapan mesin di lengan kirinya. “DUAR! DUAR! DUAR! DUAR!!” Buffalo dan Baby 5 terjatuh segera setelah tembakan Franky dari atas dek kapal mengenai mereka berdua. “HATI-HATI YA!”
Translation
  • Mengamuk! Franky Shogun Yang Tak Terkalahkan!
dcterms:subject
eyecatcher
  • Franky - One Piece Logo
Airdate Funi
  • 2013-11-03(xsd:date)
dbkwik:id.onepiece...iPageUsesTemplate
Romaji
  • Ō-abare! Muteki no Furankī Shōgun
dbkwik:resource/p0pjDECBYafnXMarkWzD2Q==
  • 2013-11-03(xsd:date)
Chapter
  • 620(xsd:integer)
Kanji
  • 大暴れ! 無敵のフランキー将軍
#
  • 619(xsd:integer)
Rank
  • 5(xsd:integer)
Image
Rating
  • 88(xsd:integer)
English
  • Running Wild! Invincible Franky Shogun
abstract
  • Punk Hazard. Akhir peperangan semakin terasa ketika Luffy telah menjatuhkan sang Boss Pulau. Di luar Laboratorium Franky bertemu musuh tak terduga. “WHUSH!! WHUSH!! WHUSH!! WHUSH!! WHUSH!! WHUSH!!!” Buffalo terbang semakin dekat dengan Punk Hazard. Buffalo dan Baby 5 mengacuhkan Franky yang ada dibawahnya. Namun tiba-tiba. “GENERAL LEFT!” “DORR! DORR! DORR! DORR! DORR!!” Franky menghujani Buffalo dan Baby 5 dengan senapan mesin di lengan kirinya. “DUAR! DUAR! DUAR! DUAR!!” Buffalo dan Baby 5 terjatuh segera setelah tembakan Franky dari atas dek kapal mengenai mereka berdua. “KAU BAIK-BAIK SAJA BUFFALO??” Tanya Baby 5. “SIAPA ITU SEBENARNYA!?’ Seru Buffalo. “MANA KUTAHU!! YANG LEBIH PENTING DIA TIBA-TIBA MENEMBAKI KITA!!” Balas Baby 5. “DORR! DORR! DORR! DORR! DORR!!” Franky terus melanjutkan menembaki mereka. “LAGI!!” Seru Baby 5. Namun Buffalo yang masih segara langsung membawa terbang Baby 5. “DUAR! DUAR! DUAR! DUAR!!” serangan ke udara bertubi-tubi terus terjadi. “APA-APAAN INI! APA DIA PACIFISTA!? ITU TIDAK MUNGKIN!! CAESAR TIDAK TERTARIK DENGAN SENJATA MANUSIA!” Pikir Baby 5 yang sedang dibawa berputar-putar oleh Buffalo. “BUFFALLOOOO!!” Teriak Baby 5 meminta dia membalas serangan Franky. Buffalo dengan sekuat tenaga segera melempar Baby 5 ke arah Franky. “BAIKLAH! AKU TIDAK TAHU APA ITU, TAPI JIKA KAU INGIN BERPERANG AKAN KULAYANI!” Seru Baby 5 sembari menyiapkan Gatling Gun yang dibawanya. “DORR! DORR! DORR! DORR! DORR!!” Baby 5 membalas serangan Franky. Tembakan-tembakan itu mendarat di tubuh Franky Shogun yang berlapiskan Wapolmetal. Franky menerima serangan tersebut membuat asap mesiu mengelilinginya. “Aku tidak tahu apa itu, tapi aku telah menghancurkannya!” Ujar Baby 5 sembari menghirup rokoknya. Sementara itu, DI dalam Laboratorium. Kepanikan antara Anak-anak, Angkatan Laut, Law dan Kelompok Topi Jerami terus terjadi. “SEMUANYA! CEPATLAH NAIK KE DALAM TRUK!!” Teriak Law memberikan intruksi kepada orang-orang yang ada di sana. “KYAA!! GYAAA!!! UWAAAAAAHH!!’ Raungan teriakan terus terjadi di Lobby Bangunan R. “TEMPATI BAGIAN DEPANNYA!” “HATI-HATI YA!” “ANAK-ANAK KE SINI!!” “JANGAN BUANG-BUANG WAKTU!” “BANGUNAN INI AKAN SEGERA RUNTUH!!” Angkatan Laut dan Bajak Laut saling bahu membahu menyelamatkan anak-anak dan diri mereka sendiri dari Shinokuni. Mereka terus melawan waktu. “AKU TAK BISA MEMANJAT!!” Teriak seorang anak. “AYOLAH KAU PASTI BISA!” satu demi satu dibantu anak-anak diabntu Angkatan Laut, mereka semua menaiki Truk yang telah disiapkan Law dan Smoker. Sedangkan Luffy membalik badannya dan melihat ke arah lorong di mana lorong tersebut merupakan satu-satunya tempat dari Bangunan B. “Mereka masih belum datang juga!” Kata Robin. “Ya! Ini buruk! Di sini semakin berbahaya. Kita sudah tak memiliki waktu lagi!” Balas Sanji. Sementara itu Nami terlihat sedang berbincang dengan Law di atas Truk. “Hei! Jalur ini akan mengarah ke mana?” Tanya Nami. “Jika kita melewatinya, maka kita akan tiba di pelabuhan di mana kapal Tanker berlabuh!” Jawab Law. “Gas beracun telah menyelimuti pulau ini! Apa kau yakin akan melewatinya!?” Balas Nami. “Kita memang harus mengambil resiko menghirup udara luar untuk mencapai Kapal Tanker itu! tapi, bukankah itu lebih baik daripada terkubur oleh reruntuhan bangunan ini!” Sahut Law. “TAPI!! ANAK-ANAK INI....!!” Teriak Nami. Seorang anak memotong pembicaraan Nami. “Kami akan baik-baik saja, kakak! Kami ingin keluar dari sini!” “Keluar dan pulang ke rumah!” “Benar! Kita bisa melakukannya jika kita menahan nafas saat keluar!” “Kami ingin bertemu ayah dan ibu kami!” “Kumohon! Bawalah kami keluar!” “KAMI MOHON!” Serempak anak-anak memohon kepada Nami untuk tetap mengikuti intruksi Law karena mereka ingin pergi dari Punk Hazard. Seketika Nami sedikit berpikir, lalu. “Kalian benar! Jika terjadi situasi seperti ini! tak ada pilihan lain selain menyerahkan semuanya pada takdir!” Ucap Nami. “Anak-anak! Apapun yang terjadi kita pasti keluar dari sini! KALIAN PASTI SELAMAT DAN PULANG KE RUMAH!!” Kata Nami kepada mereka semua. “YAAAAAAAA!!” Teriak mereka serempak. Kembali ke bagian luar Laboratorium. “Baiklah! Ayo kita amankan Caesar!” Ujar Buffalo. “Tak kusangka kita akan terhambat!” Balas Baby 5. Tiba-tiba Baby 5 terkejut dengan sorotan mata yang menyala dikepulan asap ledakan mesiu. “JENDERAL, BAIK-BAIK SAJA!” Seru Franky Shogun yang tdiak mengalami kerusakan apapun. “TAK TERGORES SEDIKUTPUN!” Teriak Baby 5 terkejut. “TIDAK MUNGKIN!” Sahut Buffalo. “TERIMA INI SEKARANG GILIRANKU!!” Sahut Franky Shogun sembari mengambil sebuah tameng yang ada di kirinya dan menempelkan di lengan robot kirinya. “GENERAL SHIELD!!” Franky Shogun mencoba melindungi dirinya dari tembakan Baby 5. “REAKSIMU LAMBAT!! DAN PERISAIMU TERLALU KECIL!!” Teriak Baby 5 kesal dengan candaan Franky. “Kecil? Lambat? Jadi menutmu aku ini bodoh dan tak memiliki kemampuan bertarung!” Tanya Franky kepada Baby 5. “Tidak! Tak sampai seperti itu!” Gumam Baby 5. “JANGAN MEREMEHKAN ROBOT ANEH, FRANKY SHOGUN!!” Seru Franky melancarkan gaya khasnya dengan menggunkan Franky Shogun. Baby 5 dan Buffalo terkagun-kagum “GENERAL SHIELD....!” Gumam Franky. Namun dia kebingungan hendak melakukan apa. “COBALAH PIKIRKAN SEBELUM MELAKUKAN SESUATU!!’ Teriak Baby 5 terbawa emosi melihat kebodohan Franky. “Apa yang harus kulakukan ya?” Tanya Franky sembari melihat-lihat perisainya. Tiba-tiba. “...BUMERAANG!!’ Franky langsung melempar perisainya seperti Bumerang. “DIA MELAMPAR PERISAINYA!! DIA BENAR-BENAR KEBINGUNGAN!!” Teriak Buffalo dan Baby 5 berturut-turut. “WHUUSSSHHH!!” Bumerang perisai tersebut melewati Baby 5 dan kembali kepada Franky. Wajah Baby 5 tampak berubah ekspresinya. “Mainanku tadi belum cukup menghancurkanmu ya? Baiklah! Jika kau memang ingin menghalangi kami membawa Caesar, tak salah lagi kau adalah musuh!” Kata Baby 5 sembari melempar semua senjata yang dibawanya. “Apa yang dia lakukan? Apa dia sudah menyerah!?” Tanya Franky. “Pertarungan baru akan dimulai!” Jawab Baby 5 kepada Franky. “BUKI MORPHOSIS!” Baby 5 merubah tubuh bagian atasnya menjadi sebuah pedang yang cukup besar. “Apa itu!?” Tanya Franky. “ESRPADA GIRL!!” “Buffalo, ayo kita lakukan!?” Ucap Baby 5 melompat dan kemudian bagian kakinya ditangkap oleh Buffalo. “Dasuyan! Dasuyan! Dasuyan!Dasuyan!” Buffalo membuat lengannya yang membawa Baby 5 yang sudah berubah menjadi pedang ikut berputar. “Menarik juga! General Shield Bumerang!” dengan cepat Franky langsung melempar perisainya lagi. “Tak mempan!” Ucap Buffalo. Perisai Franky terbelah menjadi dua. “Kekuatan PENUH!!” Teriak Buffalo. Buffalo menerjang ke arah Franky. Franky mengeluarkan pedangnya dan menahan serangan gabungan tersebut. “TRANNGG!!” “Lumayan juga kalian! Wanita Senjata dan Manusia kipas!” Kata Franky. “Apa kau memang ingin mencoba kekuaatan senjataku!?” Tanya Baby 5 dalam bentuk pedang. “Aku hanya ingin melindungi Sunny Go.!” Jawab Franky. Lalu dia menangkis Baby 5 dan segeral melancarkan tembakannya lagi. “PRANGGG!! GENERALLLL LEFT!!” “DORR! DORR! DORR! DORR! DORR!!” mereka berdua kembali diserang oleh hujanan tembakan oleh Franky. “KYAAAAA!” Buffalo menjauh dari Franky dan terbang lebih tinggi lagi. “Tuan muda berkata kita harus cepat!?” Kata Buffalo. “Ya, aku akan menghabisinya dalam satu serangan!” Ujar Baby 5. Baby 5 kembali berubah bentuk menjadi senjata lain. kini dia menjadi sebuah peluru missile. “MISSILE GIRL!” “Apa kau sudah siap!?” Tanya Buffalo. “Lakukanlah!” Balas Baby 5. “DASUYAN! BERPUTARLAH! MERIAM PROYEKTIL!” Teriak Buffalo sembari melemparkan Baby 5. “KAMI PASTI AKAN MEMBAWA CAESAR!!” Teriak Baby 5 yang meluncur ke arah Franky bagai sebuah roket kendali. “Apa maksudmu!? Ada apa dengan Caesar!” Tanya Franky. Namun dia segera melancarkan serangannya lagi. “GENERAL LEFT!!” “DORR! DORR! DORR! DORR! DORR!!” Baby 5 menghindari serangan peluru demi peluru Franky. “WHHUUUSSSHHHHH!!! DUUAAAAAAAAAARRRRR!!!” Baby meluncur ke arah Franky meledak dan menghancurkannya. Ledakan tersebut membuat hempasan angin yang sangat besar. “Akhir yang dramatis!” Kata Buffalo.sementara itu. angin ledakan tersebut membuat semuanya terlempar. Caesar yang berada di sisi kapal Tanker tersadar setelah ledakan tersebut. “Ughhh!! Di mana aku! Tubuhku tak bisa bergerak! Apa aku akan mati di sini! Sial ini semua karena mereka!” Gumam Caesar yang baru saja tersadar setelah terlempar akibat pukulan Luffy. Kemudian Caesar membayangkan Law, Luffy dan Smoker yang membuat dirinya sampai seperti sekarang. Di sela-sela sekaratnya Caesar. Terdengar suara detak jantung seseorang. “DEG! DEG!.... DEG! DEG!!” Caesar tersadar akan sesuatu yang ada di saku bajunya. Lalu dia mengambilnya. Sebuah jantung tersimpan dan dia teringat sesuatu. “Jantung dari Wakil Admiral G-5, Jantungnya Smoker! Hadiah yang bagus Law! Dengan ini pertarungan telah berakhir!” Caesar teringat kalau yang dia pegang adalah jantungnya Smoker. “Shurorororo! Smoker! Setidaknya aku bisa melakukan ini kepadamu, mati bersamaku!” Ucap Caesar sembari mengambil sebuah benda tajam yang ada di sampingnya. “Sayang sekali aku tak bisa melihat detik-detik kematiannya! Smoker akan membuka matanya lebar-lebar dan memuntahkan darah! Ini akan membuat kepanikan serta ketakutan pada mereka semua! Membayangkannya saja sudah membuatku tidak sabar....Shurorororo!” Katanya. Maka Caesar berniat untuk menikam jantung di tangannya tersebut untuk membunuh Smoker. Kembali ke dalam kepanikan di Laboratorium. Sirine tanda pintu akan segera tertutup berbunyi. Pintu satu-satunya yang menghubungkan Bangunan R dan B akan segera tertutup. “NGIINNGG!! NGIINNGG!! NGIINNGG!! NGIINNGG!!!” “Pintunya mulai menutup! Siapa yang melakukannya!” Tanya seorang Prajurit. Lalu Synd menyadari sesuatu di dalam kegelapan lorong yang akan segera menutup tersebut. “HEI! APA ITU!?” Teriaknya. Shinokuni dengan cepatnya menyebar ke dalam lorong tersebut. “WHUSSHHHH!!!” “GAS BERACUNN!!” Serentak para Prajurit G-5 panik. Lalu mereka yang masih belum naik bergegas rebutan untuk naik ke tas. “CEPAT SEGERA NAIK!” Teriak mereka semua. Sementara itu, Kelompok Topi Jerami yang dipimpin Luffy, bersama, Sanji, Zoro, Robin dan Nami. Masih membelakangi Truk dan menghadap ke arah pintu yang sedang menutup, di mana Shinokuni juga akan segera melewati pintu tersebut. “HEI! APA YANG KALIAN LAKUKAN KELOMPOK TOPI JERAMI!” Teriak Law dari atas Truk. “KALIAN CEPATLAH NAIK! JIKA KITA MEMBIARKAN CAESAR MELARIKAN DIRI MAKA SEMUA RENCANA KITA AKAN SIA-SIA!” Seru Law kepada mereka. “Apa yang kau katakan!? Kelompokku belum berkumpul semuanya! Beberapa temanku masih belum datang!” Balas Luffy dengan kepada Law. “Ciihh!” Law menggerutu mendengarnya. “Mocha juga belum datang!?” Ucap Synd. “Pasukan kami juga masih ada yang belum datang!” Sahut Tashigi. lalu mereka semua masih menunggu beberapa orang yang masih tertinggal di belakang. Di dalam lorong yang sunyi tersebut ternyata terdapat kepanikan di dalammnya. “BERGEGASLAH, CHOPPER BROOOOKK!!’ Teriak Usopp dari ruang pengendali yang memimbing mereka. “AKU MENGERTI USOPP!’ Balas Chopper. “KAMI YANG BERLARI TAHU!!” Seru Prajurit tim medis yang bersama Chopper dan Brook. Sedangkan Usopp terus berusaha menolong dua teman mereka yang masih tertinggal di belakang. “CARILAH CARA AGAR BISA MENJAUH DARI GAS ITU! CEPATLAH! TINGGAL 50 METER LAGI! PINTU GERBANGNYA AKAN SEGERA TERTUTUP! CEPATLAH!” Seru Usopp dari ruang rahasia sekaligus tempat pengendali bangunan R. “BANGUNAN DI SINI JUGA AKAN SEGERA RUNTUH!” Teriak salah seorang Pasukan Caesar yang sudah tak percaya lagi dengan Caesar. “Aku juga harus pergi! Oh tidak! Aku benar-benar lupa soal Kairoseki!” Ujar Usopp. lalu Usopp pun bertanya kepada pasukan yang sudah kehilangan semangat tersebut. “Hei Kalian! Aku tahu kalian memiliki Kairoseki...!” Tanya Usopp. Tanpa sempat menyelesaikan pertanyaannya. Para pasukan menunjukan Borgol yang mereka punya. “Apakah yang ini!? Ucap seseorang. “HAH! MUDAH SEKALI!” Teriak Usopp kesal yang ternyata Kairoseki ada pada mereka. “Ya! Banyak sekali!” Sahut rekan-rekan yang lain, sembari menunjukan kairoseki tersebut. “AKU TAK MEMBUTUHKAN SEBANYAK ITU!’ Teriak Usopp. “Ya! Tapi syukurlah aku bisa menemukannya!” Balas Usopp. “Apa kau akan menuruni tangga!? Memalukan sekali jika kami mati karena si penipu itu! Kami akan mengikutimu!” Pinta seseorang. “Lakukan saja sesuka kalian! CHOPPER, BROOK!! SAMPAI BERTEMU!!” Jawab Usopp sembari bergegas berlari dan menuju elevator untuk turun ke lantai bawah dan berkumpul bersama rekan-rekan yang lain. Sedangkan dipihak Chopper dan Brook, kepanikan terus terjadi karena mereka semua sedang dikejar Shinokuni. “PINTU GERBANGNYA AKAN SEGERA TERTUTUP!” Teriak Chopper. “SIAL! PERCUMA SAJA!” “KITA AKAN MATI!!” seluruh prajurit yang bersama Chopper dan Brook mulai kehilangan harapan. “SEMUA AKAN BERAKHIR JIKA KALIAN MENYERAH!!!” Sahut Brook menyemangati mereka semua. “KITA PASTI AKAN KELUAR DENGAN SELAMAT!” Balas Chopper kepada mereka semua. “TAPI GAS BERACUN ITU SUDAH....BERAKHIR SUDAH!!!!” Teriak mereka. mereka sudah hampir sampai pada pintu keluar namun Gas Shinokuni lebih cepat. Sementara itu Luffy masih menunggu mereka. “NGIINNGG!! NGIINNGG!! NGIINNGG!! NGIINNGG!!!” sirine tanda pintu akan tertutup terus berbunyi. Semua orang yang ada di sana mulai cemas karena tak ada tanda-tanda orang yang akan muncul dari pintu tersebut. “LUFFFYYYYYYYYYYYYYYYY!!!” Suara Chopper terdengar bergema di lorong tersebut. “ITU MEREKA!!” Seru Luffy yang senang kalau teman mereka selamat. “HAIIIII!! SEMUANYA!!” Panggil Chopper. “MOCHAAAA!!!” Sahut anak-anak. “Syukurlah!” Ujar Tashigi sambil tersenyum. “OIII!!!” Sahut Usopp yang juga baru menuruni Elevator. “DRUGGGHH!!” Pintu akhirnya tertutup. Chopper, Mocha, Brook bersama para Prajurit medis G-5 berhasil tiba dengan selamat. Disusul oleh Usopp yang membawa tambahan pasukan Caesar. “KITA BERHASILL!!” Teriak Chopper. “Yosh! Akhirnya kita semua berkumpul!” Ucap Luffy. “Kalian membuat kami khawatir saja!” Sahut Nami. “Syukurlah kalian berhasil tiba dengan selamat!?” Kata Usopp. “Ya ini berkat arahan dari Usopp!” Jawab Chopper. “PADAHAL KAMI YANG BERLARI SETENGAH MATI!” Teriak para tim medis serempak yang kelelahan berlari membawa Chopper dan Mocha. “Sudah tak ada waktu lagi! CEPATLAH!” Seru Law meminta mereka semua untuk bergegas. “Kshihihihi! Semuanya cepat naik!! Tempat ini akan runtuh!!” Kata Luffy. “Kalian dengar itu!? cepatlah naik ke Truk itu...Eh, kemana mereka semua!” Tanya Usopp kebingungan mencari-cari pasukan Caesar yang menghilang. “AYOO NAIKKK!!!” Teriak para pasukan Caesar yang sedang gotong royong naik ke atas Truk. “CEPAT SEKALI MEREKA!!’ Teriak Usopp terkejut. “AYOLAH! KITA AKAN PERGI DARI SINI SEMUANYA!” Seru Luffy kepada semua orang yang berhasil bertahan. “YAAAAAA!!” Teriak mereka semua. Di sela-sela kegembiraan tersebut. Brook justru panik akan sesuatu. “Apa yang harus kulakukan?! Apa yang harus kulakukan pada Kinemon-san!?” Tanyanya. “Eh...KINEMON!!” Sahut Momonosuke yang langsung menoleh dan melihat sesuatu yang dibawa Brook sejak tadi. “Jika kau berkata seperti itu, maka...!? Ucap Zoro. Tanpa sempat mengatakan sesuatu. Seseorang menangis. “KI...KINEMON!? WAAAAA!!” Teriak Momonosuke sembari menangis. Sementara itu di Dressrosa. Negeri yang sangat indah. Terdengar suara panggilan Denden Mushi dari sebuah kastil besar yang berlambang Bajak Laut Doflamingo. “PEYEP! PEYEP! PEYEP! PEYEP! PEYEP!!” Terdengar suara wanita yang sangat parau menghubungi sang Boss yaitu Doflamingo atau yang memiliki nama lain Joker. “Jo....Joker apa ka...kau mende...dengarku!?” Tanya suara itu. “Aghh....hahhh....hahhhh!! ini aku.......Monet!” ucap suara yang ternyata adalah suara Monet. “Monet!? Kau masih hidup rupanya!! Vergo telah dikalahkan! Caesar juga! Tapi Baby 5 dan Buffalo akan segera menyelamatkannya!!” Jawab Joker. “Begitu! Syukurlah kalau begitu!” Balas Monet. “Ini semua terjadi karena kesalahan perhitunganku! Aku merasa bersalah pada kalian! Tapi aku ingin memastikan bocah-bocah itu dihabisi!” Pinta Joker. Sementara itu Kelompok tersebut sedang meluncur ke luar Laboratorium menggunakan Truk. “Di laboratorium ketiga. Ada sebuah senjata yang mengakibatkan pulau itu hancur empat tahun yang lalu, dan menjadi pulau mati! Dengan menekan tombol senjata itu, hanya akan meninggalkan satu orang saja yang selamat dari ledakan tersebut. Orang yang bisa menahan gas beracun tingkat tinggi tersebut hanyalah Caesar!!” Ucap Joker kepada Monet. “Tombol itu berada....!” Belum sempat Joker memberi tahu lokasi tombol penghancur tersebut, Monet sudah memotongnya. “Kau tak perlu mengatakannya Joker!?” Sahut Monet. “Aku akan segera melakukannya. Sekarang aku berada di depan tombol penghancur itu. Ledakan yang terjadi akan menghancurkan kapal Tanker yang mereka naiki! Tidak masalah kan jika kau kehilangan satu tanker!?” Ucap Monet. “Maafkan aku! Aku ingin kau mengakhirinya semuanya dengan nyawamu! Kata Joker. “Dimengerti, Tuan Muda!” Jawab Monet. Lalu monetpun berdiri dengan segala sisa tenaganya. Membuka penutup tombol tersebut. Sesaat kemudian dia merenung. Sementara itu. Di luar Caesar sedang bersiap untuk menusuk Jantung Smoker. “DEG! DEG!.... DEG! DEG!!” “Aku ingin kalian tahu bagaimana kemarahanku! Matilah kau Smoker!” Gumam Caesar dalam hatinya sembari melihat jantung dan alat yang akan dipakai untuk menusuk. Sedangkan, Joker kembali mengucapkan salam perpisahan kepada Vergo melalui Denden Mushi. “Maafkan aku temanku! Aku tahu kau yang paling lama bersamaku! Terima kasih untuk semuanya!” Ucap Joker. Vergo tak menjawab apapun dia hanya tersenyum saat Joker memintaa maaf padanya. Punk hazard semakin hanya tinggal menunggu waktu untuk hancur. Semua orang di Truk sedang berusaha keluar dari dalam Laboratorium, sedangkan Franky sendirian sedang menghadapi Baby 5 dan Buffalo. Caesar sedang berniat untuk menusuk jantung yang ditikamnya. Sedangkan Monet akan melaksanakan misi terakhirnya dari Joker. “Selamat tinggal tuan muda, aku tahu kaulah yang akan menjadi Raja Bajak Laut!” Ucap Monet. Lalu, “DUAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRR!!!” Sebuah ledakan terjadi di Punk Hazard. Bersambung.....
Alternative Linked Data Views: ODE     Raw Data in: CXML | CSV | RDF ( N-Triples N3/Turtle JSON XML ) | OData ( Atom JSON ) | Microdata ( JSON HTML) | JSON-LD    About   
This material is Open Knowledge   W3C Semantic Web Technology [RDF Data] Valid XHTML + RDFa
OpenLink Virtuoso version 07.20.3217, on Linux (x86_64-pc-linux-gnu), Standard Edition
Data on this page belongs to its respective rights holders.
Virtuoso Faceted Browser Copyright © 2009-2012 OpenLink Software