About: Episode 627   Sponge Permalink

An Entity of Type : dbkwik:resource/KcNVnWOfCI-Oo7mEf-Ol4g==, within Data Space : 134.155.108.49:8890 associated with source dataset(s)

AttributesValues
rdf:type
rdfs:label
  • Episode 627
  • Episode 627
rdfs:comment
  • Dunia Baru. Luffy, Law dan Chopper mencoba mengambil Caesar kembali yang telah diculik oleh seorang Bajak Laut berkekuatan Peto-peto bernama Breed. Di kapal milik Breed, Luffy bertemu beberapa binatang yang dikendalikan oleh Breed salah satunya Kung Fu Dugong. Akibat kelengahan mereka bertiga, Luffy, Law dan Chopper kini terkena kalung leher yang bisa mengendalikan mereka. “SIAL! AKU TAK BISA MELEPASKANNYA!!” Seru Luffy mencoba melepaskan kalung yang terikat kuat di lehernya. Tiba-tiba Chopper memperingatinya. “LUFFY! DI ATASMU!!!” Teriaknya. “Chappy?” Kata Luffy bingung. “UGHHH!!!” Tiba-tiba...
Translation
  • Luffy Mati Tenggelam! Aliansi Bajak Laut Mulai Terpecah!!
dcterms:subject
eyecatcher
  • Franky - One Piece Logo
Episode Title
  • The first listener co-host show!
Airdate Funi
  • 2014-01-04(xsd:date)
mp3 link
Episode Date
  • 2007-12-19(xsd:date)
dbkwik:id.onepiece...iPageUsesTemplate
dbkwik:buzzoutloud...iPageUsesTemplate
Romaji
  • Rufi Umi ni Shisu!? Kaizoku Dōmei Hōkai
dbkwik:resource/p0pjDECBYafnXMarkWzD2Q==
  • 2014-01-04(xsd:date)
Chapter
  • 627(xsd:integer)
Episode Number
  • 627(xsd:integer)
Kanji
  • ルフィ海に死す!? 海賊同盟崩壊
#
  • 627(xsd:integer)
Rank
  • 5(xsd:integer)
Image
Rating
  • 88(xsd:integer)
English
  • Luffy Dies at Sea?! The Pirate Alliance Comes Apart!
abstract
  • Dunia Baru. Luffy, Law dan Chopper mencoba mengambil Caesar kembali yang telah diculik oleh seorang Bajak Laut berkekuatan Peto-peto bernama Breed. Di kapal milik Breed, Luffy bertemu beberapa binatang yang dikendalikan oleh Breed salah satunya Kung Fu Dugong. Akibat kelengahan mereka bertiga, Luffy, Law dan Chopper kini terkena kalung leher yang bisa mengendalikan mereka. “SIAL! AKU TAK BISA MELEPASKANNYA!!” Seru Luffy mencoba melepaskan kalung yang terikat kuat di lehernya. Tiba-tiba Chopper memperingatinya. “LUFFY! DI ATASMU!!!” Teriaknya. “DUARGGHH!! DUARGGHH!!” Monster Chopper yang dikendalikan Breed terus menerus menyerang Luffy dan Law. Sedangkan Breed yang mengendalikannya tertawa dengan puas. “AKU TAK BISA MENGENDALIKAN TUBUHKU SENDIRI!!” Hujaman demi hujaman tinju Monster Chopper terus menyerang Luffy dan Law. Sembari menghindari serangan Chopper. “SIAL!” Gumam Luffy. “MENGHINDARLAH!!” Teriak Chooper sembari melepaskan satu pukulan yang mengarah kepada mereka berdua. “BERHENTIII!!” Teriak Breed menghalangi Chopper. Seketika gerakan Chopper pun terhenti. “Chopper terhenti!?” Ucap Luffy. Breed menghentikan gerakan Chopper. “Kau hanyalah umpan!” Ucap Breed kepada Chopper. “Targetku sejak awal adalah kalian berdua!” Kata Breed sembari berbalik kepada Luffy dan Law. Mendengar perkataan tersebut, Luffy langsung mencoba menyerang Breed. “APA KAU BILANG!?” Seru Luffy. “TUNGGU!” Teriak Breed. Seketika gerakan Luffy terhenti. “Akh Aku tak bisa bergerak!?” Law mencoba membantu Luffy. “ROOM!” Law mencoba mengeluarkan roomnya. Tapi lagi-lagi Breed memerintahnya. “TUNGGU!” Law pun jadi tidak bisa bergerak. “Kalian akan berada di bawah kendaliku selamanya, selama aku memiliki dua budak seperti kalian tak perlu ada lagi yang kutakutkan!” Ucap Breed. Kung Fu Dugong mencoba membantu, tapi terhenti dengan hentak cambuk Breed. “CETAAKK!!”. Breed kembali berkata kepada mereka berdua. “Topi Jerami! Trafalgar! DUDUK!!” Kata Breed memerintahkan mereka berdua. Law dan Luffy mencoba melawan tapi mereka tak bisa melawan perintah Breed. “AKKHH SIALLL!!” Ucap mereka berdua. Luffy dan Law duduk dan berjongkok. Kemudian Breed kembali memerintahkan mereka. “JABAT TANGAN!” Ucapnya. Law dan Luffy menjabat tangan Breed. “KURANG AJAR!” Ucap Mereka. Law dan Luffy tampak kesal dengan perlakuan Breed. “Kalian lihat apa yang kulakukan? Inilah kekuatan dari buah Peto-peto! Tak peduli kalian Shicibukai atau bajak laut berbahaya dengan buronan 400 juta, kalian tetap tak berdaya melawanku! Jika kalian adalah binatang, maka kalian bisa jadi peliharaanku! Tapi manusia seperti kalian akan menjadi budakku!” Tegas Breed kepada mereka berdua. Kung Fu Dugong menahan marahnya, sementara Chopper kembali ke bentuk kecilnya karena kehabisan waktu 3 menitnya. “POFFH!” Breed melihat dengan seksama sosok Chopper yang kecil. Dia tampak aneh, tiba-tiba “MANIS SEKALI!” Seru Breed sembari merangkul Chopper. “Aku tak menyadarinya karena kau tadi mengenakan pakaian yang aneh sebelumnya! Hidung birumu itu sangat manis sekali, Tanuki-Chan! Aku tak pernah memiliki peliharaan sepertimu! Aku akan mengenakan pakaian yang pantas untukmu! Oh anak baik, anak baik!” Ucapnya. “Hentiiiikan....!!” Seru Chopper yang tak berdaya. Dibalik kesenangan Breed melihat Chopper, Luffy menggertak Breed. “HEI, APA YANG KAU LAKUKAN PADA CHOPPER!?” Teriaknya. Breed merasa terganggu. “DIAM!! KALIAN BERDUA SUDAH TAK BISA BERBUAT APA-APA!” Kata Breed, kemudian dia memerintahkan para bawahan hewannya untuk menangkap Law dan Luffy. “BORGOL MEREKA DENGAN BORGOL BATU LAUT!” Perintah Breed. Para hewan tersebut termasuk Kung Fu Dugong segera melakukan perintah Breed. “Sebentar lagi, tak akan lama lagi kerajaan impianku akan tercipta!” Gumam Breed dengan tersenyum licik. Luffy dan Law telah diborgol dan dikurung di dalam sebuah sel penjara. “HEI MANUSIA PETO, LEPASKAN KAMI! KEMBALIKAN CHOPPER, SIALAN!!” Teriak Luffy. “KAUUUU....!!” Luffy memegang jeruji sel namun tiba-tiba dia melemah. “Kekuatanku...!” “Kurasa kurungan ini...!” Pikir Law. Belum selesai Law mengatakannya ada seseorang yang berbicara. “...Terbuat dari batu laut!” Sahut orang itu. Law terkejut melihat orang yang berbicara itu. “Menyedihkan sekali kalian! Shurorororo!” Ucap orang itu yang ternyata adalah Caesar. “Ahh Caesar!” Sapa Law. “HEI, KELUARKAN KAMI DARI SINI!” Teriak Luffy pada Caesar. “DIAM KAU, MEMANGNYA SIAPA KAU MEMBERIKU PERINTAH!?” Teriak Caesar balik kepada Luffy. “Apakah Kekuatannya juga mengendalikanmu?” Tanya Law. “Ya, Sebuah tali leher pengikat binatang! AKU MERASA SEPERTI BINATANG PELIHARAAN! TAPI AKU ADALAH ILMUWAN HEBAT!” Teriak Caesar. “Dia bilang memakan buah Peto-Peto!” Kata Law. “Dan dengan kekuatannya! Dia bisa membuat seseorang menuruti apa yang dia perintahkan!” Kata Law mencoba menganalisa kekuatan Breed. Lalu Law menanyakan sesuatu kepada Caesar. “Caesar, apakah dia ada hubungannya dengan Doflamingo?” Tanyanya. “Haah! Apa kau ini bodoh! Jika dia di sini, mana mungkin dia membiarkanku seperti ini! yang kutahu Doflamingo tak memiliki anak buah seperti dia. Orang itu juga bilang kalau dia ingin membuat sebuah kerajaan impian atau semacamnya!” Jawab Law. Luffy ikut dalam perbincangan mereka. “Kerajaan seperti apa?” Tanya Luffy. “MANA KUTAHU!? SIAL! MEMALUKAN SEKALI DIPERINTAH SEPERTI BINATANG DENGAN CAMBUKNYA ITU!” Teriak Caesar dengan sangat kesal. Sebuah Denden Mushi merekam perbincangan mereka. Breed dari ruang monitor memerintahkan Caesar dan suaranya terdengar di sebuah speaker. “Caesar! BERSUJUD!!” Caesar tidak mendengar perintah Breed, lalu Breed mengulanginya. “HEI CAESAR! BERSUJUD! APA KAU TIDAK MENDENGARKU!” Teriak Breed dari balik speaker. Tak lama, Caesar segera bersujud. “SIAL SI KURANG AJAR ITU BENAR-BENAR TAK BISA DIMAAFKAN!” Teriak Caesar. “KALIAN SEMUA TAK AKAN BISA MELARIKAN DIRI DARIKU! Petotototototo!” Tawa Breed dari balik Speaker. Tak Lama kemudian, Breed dan kawanan hewannya menghampiri mereka semua di dalam penjara tersebut. “Baiklah persiapan selesai! Apa yang akan kulakukan pada mereka!” Ucap Breed. “MANUSIA PETO! KEMBALIKAN CHOPper pada kami....!” Teriak Luffy yang tiba-tiba lemas karena dia menyentuh kurungan batu laut. “Keras kepala juga kau manusia sialan!” Balas Breed. “Tak perlu khawatir, Chappy ada di sini!” Katanya. “Chappy?” Kata Luffy bingung. “CHAPPYYYY!!” Panggil Breed. Chopper yang tadinya terpesona dengan pakaian yang dikenakannya berubah jengkel karena dipanggil Chappy. “AKU BUKAN CHAPPY!!” Sahutnya. “CHOPPER!” Panggil Luffy. “CHAPPY!” Panggil Breed. “AKU CHOPPER!!!!” Teriak Chopper dengan jengkelnya. Tiba-tiba Luffy tertawa karena melihat kostum Chopper. “BUAHAHAHAHA! CHOPPER, apa-apaan itu!” Tawa Luffy terbahak-bahak. “WOII LUFFY, BERHENTILAH TERTAWA!!” Seru chopper. Tiba-tiba Chopper terhuyung-huyung karena tubuhnya masih lemas karena efek rumble ball. “Oh, karena Rumble Ball tubuhku...!” “Apa kau masih malu-malu dengan pakaian barumu??” Tanya Breed menggoda Chopper. “Hentikan!” Gumam Chopper. “Oh ada yang sedang marah ya?” Sahut Breed sembari mengelus-elus pipinya ketubuh Chopper. “HENTIKAN!!” Teriak Chopper tanpa sadar kukunya menggores wajah Breed. Breedpun melepaskan pegangan pada Chopper. “Luffy!” Panggil Chopper sembari merangkak ke arah kurungan. Tiba-tiba Chopper terkena cambuk Breed. “CETAKKK!!!” “UGHHH!!!” Luffy langsung terdiam dan berhenti tertawa. “Jangan memaksakan keberuntunganmu! Seharusnya kau bahagia menjadi peliharaanku?? TERIMALAH AKU MENJADI TUANMU!” Bentak Breed pada Chopper. “Apa kau baik-baik saja Chopper!?” Tanya Luffy. “Ya!” Jawab Chopper mencoba berdiri. Sementara itu Breed mencoba memerintah Chopper. “Chappy berlututlah!” Pintanya. “LEBIH RENDAH LAGI!” Chopper tak kuasa menahan perintah Breed. “SEKARANG WAKTUNYA MEMBERIKAN PELAJARAN!” Kata Breed. Seluruh hewan di sana ketakutan. “CETAKKKK!! CETAKKKK!!” Breed bertubi-tubi memecut Chopper tanpa ampun. “UGHHH!!”. “HEI HENTIKAN!” Teriak Luffy. Breed terus memecut Chooper. “KUBILANG HENTIKAN! APA YANG KAU LAKUKAN PADA TEMANKU!!” Teriak Luffy marah. Breed tersetak dan teringat sesuatu. “Teman! Teman! Teman! Teman! Teman! Teman!! Apanya yang teman! Hal seperti itu hanyalah omong kosong! Sama sekali tak berguna? DENGAR, YANG KUBUTUHKAN ADALAH, PENGIKUT, ALAT YANG HANYA BEKERJA UNTUKKU! AKU TAK BUTUH PEMBANGKANG SEPERTI KALIAN, SEMUANYA HARUS MENURUTI APA YANG KUKATAKAN! MANUSIA TAK BERGUNA SELALU SAJA MENGHALANGIKU, KARENA ITULAH AKU TAK BUTUH OMONG KOSONG YANG BERNAMA TEMAN!!!! ITU TAK PENTING!! TAPI BINATANG PELIHARAAN ITU BERBEDA!!” Teriak Breed dengan sangat marahnya ketika Luffy menyebut nama teman. “MEREKA HANYA MENGIKUTIKU DAN TUNDUK ATAS APA YANG KUPERINTAHKAN!!! BINATANG PELIHARAAN ADALAH YANG TERBAIK!!” Seru Breed. Kemudian dia sejenak menenangkan diri. “Karena itulah aku membutuhkanmu Caesar, untuk membuat ini!” Ucap Breed sembari menunjukan Buah iblis buatan bertipe Zoan (Smile) yang dipegangnya. Law dan Caesar terkejut melihat buah iblis buatan tersebut. “Apakah itu Smile, darimana kau mendapatnya?” Tanya Caesar. “Aku memiliki koneksi di dunia gelap! Aku akan menggunakan buah iblis buatan bertipe zoan ini untuk mengubah secara paksa manusia menjadi binatang! Lalu tak akan ada lagi manusia menyedihkan di dunia iniI” Jawab Breed. “Kurang ajar! Sebenarnya apa yang kau inginkan?” Sahut Caesar. “Sebuah kerajaan” Ujar Breed. “Aku akan menciptakan kerajaan binatang tanpa ada satupun manusia sampah! Aku akan menaklukan semua binatang dengan kemampuan peto-petoku, aku akan mengubah mereka menjadi binatang yang penurut! ITULAH KERAJAAN IMPIANKU!!! PETOTOTOTOTO!!” Tawanya. “Lakukan saja sesukamu?” Balas Luffy, lalu Breed pun terdiam. “Tapi kau tak akan bisa membuatku menurut pada siapapun!!” Ucap Luffy. “Apa maksudmu? Apa kau tak mengerti betapa menakutkannya kekuatan peto-petoku?” Sahut Breed. “Aku tak peduli dengan semua itu!” Balas Luffy dengan wajah yang marah. “MANUSIA SAMPAH!” Teriak breed, sembari melemparkan cambuknya dan membuat Luffy tertarik mendekat ke jeruji. “Manusia tak berguna sepertimu seharusnya menutup mulutmu dalam-dalam dan mematuhi perintahku. Berhentilah membangkang!” Ucap Breed. “Aku adalah Bajak Laut! Aku tak akan mengikuti perintah siapapun juga. BAJAK LAUT ITU BEBAS!!” Teriak Luffy. Azarashi sang Kung Fu Dugong kembali teringat perkataan Luffy saat pertama kali bertemu dengannya. “Bajak laut? Bebas katamu!! AKU PALING BENCI DENGAN MANUSIA SEPERTIMU!!” Balas Breed. “Baiklah! Aku akan mengampunimu dan menjadikanmu budak! TAPI KALIAN MANUSIA SAMPAH HANYA AKAN MENDAPAT KEMATIAN!!” Teriaknya. “CTEEKK!!” Breed menjentikan jarinya. Tiba-tiba mereka ada di sebuah area yang luas berikut kurungan Luffy dan Law muncul dari bawah lantai. “Tempat apa ini?” Tanya Luffy. Tiba-tiba kurungan dan borgol batu laut yang membelenggu mereka hancur. “Di mana kita!?” Tanyanya kembali. Breed berada di panggung di atas mereka bersama Caesar yang diikat seperti anjing. “Saatnya pertunjukan. Aku akan menunjukan padamu betapa menakutkannya kekuatan peto-peto milikku! Baiklah Trafalgar, ini perintahku padamu! Bunuh Topi Jerami!!” Perintah Breed kepada Law. Law tiba-tiba menahan sakit dan memegangi kalung yang ada di lehernya. “Torao!?” Sahut Luffy. Sedangkan Breed kembali memberi perintah. “Topi Jerami, aku ingin kau membunuh Trafalgar!” Perintahnya juga. Luffy menunjukan reaksi yang sama. “SIAALLL!!!” Teriak Luffy. “TIDAKKK!!” Kata Chopper. “INI SUDAH KETERLALUAN!” Ujar Caesar. “BAIKLAH!! SALINGLAH MEMBUNUH, KALIAN TAK BISA MENGGUNAKAN KEKUATAN BUAH IBLIS KALIAN!! SALINGLAH MEMUKUL KALIAN MANUSIA TAK BERGUNA!!” Teriak Breed kepada mereka berdua. “SEKARANG PERTUNJUKAN BERDARAH AKAN SEGERA DIMULAI!!” Ujar Breed bersiap menyaksikan pertarungan Luffy melawan Law. Luffy dan Law akan segera bertarung. “LUFFY! LAW!!” Panggil Chopper cemas kepada mereka. Mereka berdua diam seakan-akan sedang mengumpulkan tenaga. “Tidak mungkin!” Kata Chopper. Kung Fu Dugong mulai cemas. Breed tersenyum dengan sangat senangnya. “Torao, ini buruk!! Aku tak bisa mengendalikan tubuhku!!” Ucap Luffy. Tiba-tiba... “ARRRRRRRRRRRGGGGHHHH!!!” Mereka berdua mulai bergerak dan bersiap memukul. “DUAGHHH!!” Adu pukulan antara mereka pun terjadi. “SIALLLLLLLLLL!!!” Teriak Luffy namun dia tak bisa mengendalikannya. “DUGH! BAGH! BUGGHHHH!! DUAAR!!” Adu tinju dan tendangan silih berganti diantara kedua orang itu. Pukulan telak masing-masing dari mereka sama-sama membuat mereka mengeluarkan darah. “UGHHH!!!!!!” Chopper dan Kung Fu Dugong semakin cemas melihat pertarungan yang dikendalikan ini. “BAGUS!! INILAH PERTUNJUKAN TERBAIKNYA!!” Teriak Breed dengan senangnya. Caesar terheran-heran dengan apa yang dilihatnya. “DUGH! BAGH! BUGGHHHH!! DUAAR!!” Adu tinju terus berlangsung. Mereka sama-sama tak terkendali. “SIAL AKU TAK BISA MENGENDALIKAN TUBUHKU!!” Teriak Luffy. “DUAGGGHHHH!!!” Kepala mereka saling beradu. “AKU TAK INGIN BERTARUNG DENGANMU DENGAN CARA SEPERTI INI!! SIAL!!’ Seru Luffy. Law terpental akibat dorongan Luffy. “DUAR!! DUAR!! DUAR!! DUAR!! DUAR!!!” Luffy terus menyerang Law dan menghujaninya dengan pukulan. Law melompat dan menghindari serangan Luffy. Sembari bertarung Law melirik ke arah panggung dimana Breed Berdiri. “DUAGHHH!!” Law terpental jauh akibat pukulan Luffy lagi. Tapi Law mencoba mengimbangi kecepatan Luffy. Law melompat ke atas dan mengarah ke panggung tersebut. Caesar terkejut karena pertarungan mereka mendekati panggung tersebut. “JANGAN KEMARI!” Ucap Caesar mencoba lari namun tali dilehernya membuatnya tak bisa kemana-mana. “SALING BUNUHLAH KALIAN, MANUSIA SAMPAH!!” Breed semakin tertarik dengan pertarungan mereka. Law mendarat di panggung, dan dengan cepat Luffy meninjunya. Tapi Law menghindar dan membuat panggung hancur. “DUAAARRRRRRRRRR!!!”. “GYAAAAAAAAAAAAA!!” Caesar berteriak dan terjatuh dari atas panggung. Tapi dia segera menyadari kalau talinya terlepas dari pegangan Breed. “Ehh tali pengikatnya!!”. “TETAPLAH BERTARUNG!!” Seru Breed meskipun dia juga terjatuh. Breed juga melihat Caesar yang mencoba kabur. “Berjinjit, pelan-palan, selamat tinggal!” Ucap Caesar pelan-pelan mencoba kabur dari Breed. “Dasar bodoh! Dia belum mengerti kalau tak ada satupun yang bisa lari dariku! Baiklah untuk sekarang aku akan membiarkannya!” Bisik Breed. Breed lebih tertarik untuk menyaksikan pertarungan Luffy dan Law saat ini. “Aku sedang menikmati pertunjukan berdarah ini!!” Serunya. “URGGGHHHHH!!!” Law dan Luffy masih terus bertarung. Darah demi darah tertumpah sia-sia dari mereka berdua. Kung Fu Dugong yang diberi nama azarashi oleh Luffy terus menerus mengeluarkan air mata. Tiba-tiba saat Luffy dan Law saling berlari mendekat dia mencoba menghalangi Law. “AZARASHI AWASSSSS!!’ Teriak Luffy. “Nguukkkkkk!! BRUAGGHHH!! Azarashi terlempar karena dorongan tubuh Law dan Luffy. Breed geram akan tingkanya karena menggangu pertarungan itu. “HEI KAU JANGAN MENGGANGU! APA KAU INGIN MENERIMA CAMBUK INI!!” Teriak breed. Teman-teman Azarashi sang Dugong mulai panik. “Nguuukkkkk!! Nguuukkkkk!!” Ucap azarshi. “ADA APA!! BERHENTI MERENGEK!!” Seru Breed. “CETTAAAKKK!!” Breed memecut Azarashi. Tapi Azarashi terus memohon agar Breed menghentikan pertarungan Luffy dan Law. “Nguuukkkkk!! Nguuukkkkk!!”. “Kau! Apa kau ingin menentangku!?” Pikir Breed. “KURANG AJAARR!!” Breed semakin marah, namun Azarashi terus membungkuk dan memohon agar Breed mau menghentikannya. Bredd tak terima dan menghujaninya dengan cambukan. “CETAKKK!! CETAKKK!! CETAKKK!! CETAKKK!!!!” “NGUKKK! NGUKKK!” “SIAL! SIAL! SIAL! SIAL! SIAL!! KURANG AJAR!!’ Teriak Breed. Tanpa memikirkan rasa sakitnya Azarashi terus menerus memohon kepada Breed. Teman-teman Breed tak tega melihat Azarashi disiksa. “HENTIIKKKKKKKKKAAAAAAAAAAANN!!!” Teriak Chopper. Chopper menitihkan air mata karena azarashi melakukan hal tersebut. “DUGOOOONNGGG!” Lanjut Chopper. Azarashi terus memohon kepada Breed, namun Breed tampak tak ingin menghentikannya. “Sampai segitunya kau ingin menyelamatkan mereka?” Tanya Breed kepada Azarashi. Azarashi menganggukan kepalanya. Malam semakin larut, namun kejadian mencekam terus-menerus bergemuruh di dalam kapal Breed. “Jika memang itu yang kau inginkan, akan kuhentikan mereka!!” Ucap Breed. “TOPI JERAMI! TRAFALGAR! BERHENTILAH!!’ Teriak Breed. Azarashi tersenyum dan sangat senang sekali. Gerakan Law dan Luffy pun seketika terhenti. “UWAAAHH!!” Law dan Luffy sama-sama saling menarik nafas, pertarungan mereka membuat stamina mereka terkuras. “Tubuhku berhenti!” Gumam Luffy. Azarashi berteriak dan sangat senang sekali. Namun sepertinya Breed berniat melakukan sesuatu. “Akan tetapi, Kau lakukanlah sesuatu!?” Ujar Breed. Azarashi terkejut. “Karena kau begitu menyukai mereka, ini akan menjadi semakin menarik! Melihatmu menghabisi mereka! Bunuh mereka berdua, DUGONG!!!” Perintah Breed kepada Azarashi. “SEKARANG LAKUKANLAH!!” Teriak Breed. Tubuh Azarashi bergerak sendiri dan dia menghampiri Luffy dan Law. “Orang itu benar-benar kejam!” Kata Chopper yang masih belum bisa bergerak. “NGUUKK!! NGUUKK!! NGUUKK!! NGUUKK!!” Azarashi mencoba menahan tubuhnya tapi tak bisa. Dia melihat ke arah Luffy, dan Luffy menatapnya balik. Azarashi menatap dengan sebuah tangisan ke arah Luffy. “ Azarashi aku akan baik-baik saja!?” Kata Luffy. Azarashi menggunakan haki dan memukul bagian perut Luffy dan membuatnya terpental. “UGGHHH!!”. Kemudian dia segera menyerang Law dengan ekornya. “UWAAHHHH!!” keduanya terpental. Pukulan demi pukulan dilancarkan kepada Luffy dan Law. “DUGHH!! DUGHH!! DUGHH!! DUGHH!!!” Azarashi menangsi sembari memukuli mereka. Breed dengan santainya menyaksikan pertandingan mereka. “Bukankah kau sudah tahu apa yang akan terjadi jika kau membangkang padaku!?” Tanya Breed kepada Azarashi. “SEKARANG JATUHKAN MEREKA KE LAUT!” Teriak Breed. “NGUUUKKK!!” Azarashi menggelangkan kepalanya sembari menangis. Tapi tubuhnya tak bisa melawan perintah Breed. Luffy mencoba berbicara kepada Azarashi di sela-sela nafasnya yang terengah-engah. “Azarashi, bukankah sudah kubilang!? Turunkan Kuda-kudamu dan tarik lenganmu seperti yang kuajarkan!!” Ujar Luffy. Azarashi terus mengeluarkan air mata. “Tapi kau sudah benar-benar kuat sekarang!” Ucap Luffy sembari tersenyum. “NGUUUUUUUUUUUKKK!!” Azarashi mengepalkan tangannya dan menghantam mereka berdua. “DESHHHHHHHHH!!” “PRAAAAAANNNNGGGG!!” Luffy dan Law terlempar keluar kapal. “NGUUUUUUUUUKKKKK!!” Azarashi menjerit histeris menghampiri jendela yang pecah. “BYUUUUUUUUUUUURRRR!!!” Luffy dan Law tercebur ke dalam laut dalam kondisi yang sangat parah. Bersambung....
Alternative Linked Data Views: ODE     Raw Data in: CXML | CSV | RDF ( N-Triples N3/Turtle JSON XML ) | OData ( Atom JSON ) | Microdata ( JSON HTML) | JSON-LD    About   
This material is Open Knowledge   W3C Semantic Web Technology [RDF Data] Valid XHTML + RDFa
OpenLink Virtuoso version 07.20.3217, on Linux (x86_64-pc-linux-gnu), Standard Edition
Data on this page belongs to its respective rights holders.
Virtuoso Faceted Browser Copyright © 2009-2012 OpenLink Software