Selama masa ini, neneknya sering menceritakan kisah-kisah Seribu Satu Malam. Menurut Karl May, sang nenek begitu hapal dengan kisah-kisah ini hingga ia tak perlu pergi ke perpustakaan untuk mencari "buku kuno" itu. Dikemudian hari, kisah-kisah ini sangat mempengaruhi karirnya sebagai pengarang. ==Template ini belum lengkap (klik di sini untuk melihat template ini)== Sejak kecil Karl May sudah berkenalan dengan buku karena keluarganya gemar membaca. Mengenai hal ini, Karl May menceritakan:
| Graph IRI | Count |
|---|---|
| http://dbkwik.webdatacommons.org | 17 |